Rabu, 11 Agustus 2021

Polisi Jerman Tangkap Ilmuwan Rusia Dicurigai Sebagai Mata-Mata Moskow


Ilustrasi, sumber foto: pxhere.com


Tangkas Jaya - Polisi Jerman telah menangkap seorang ilmuwan Rusia yang dicurigai sebagai mata-mata Moskow. Pihak Jerman curiga terhadap pria tersebut karena diketahui telah bertemu dengan beberapa pejabat Rusia dan diduga memberikan informasi tertentu.


Selain Jerman, beberapa negara Eropa seperti Denmark, Swedia dan Norwegia juga telah menangkap seseorang yang diduga mata-mata Rusia di negara mereka.


Terduga mata-mata adalah ilmuwan universitas university

https://twitter.com/KMedefer/status/1407077525856137218


Pada Jumat (18/06/2021) polisi Jerman telah menangkap seorang warga negara Rusia yang diduga terlibat dalam kegiatan spionase. Warga negara Rusia Ilnur Nagaev bekerja sebagai asisten peneliti di Universitas Augsburg, Bavaria


Dilansir dari RT, kejaksaan Jerman menuduh pria tersebut sebagai mata-mata karena telah tiga kali bertemu dengan petugas Rusia antara Oktober 2020 hingga Juni 2021. Dia dituduh memberikan semua informasi penting kepada pihak Rusia.


Jaksa mengatakan bahwa dia dibayar untuk jasanya dan telah memulai tindakannya sejak akhir tahun lalu, "Seorang tersangka diduga kuat telah bekerja dengan intelijen Rusia sejak awal Oktober 2020."


Adanya rentetan spionase dan penyadapan yang diduga dari Rusia


Selama beberapa tahun terakhir, telah terjadi berbagai kasus penyadapan dan spionase di negara-negara Eropa yang diduga berasal dari Rusia. Akibatnya, sembilan negara Eropa mengutuk tindakan agresif Moskow terhadap operasi di Ukraina dan sabotase di Republik Ceko.


Kasus tersebut mendorong beberapa negara Eropa Tengah dan Timur untuk mengusir duta besar Rusia dalam solidaritas dengan Praha. Namun, pihak Rusia tidak tinggal diam dan memutuskan untuk mengusir para duta besar dari negara-negara Eropa.


Bahkan bulan ini, Italia telah membentuk badan keamanan siber nasional untuk melindungi dari intervensi Rusia. Keputusan ini muncul setelah penangkapan seorang kapten Angkatan Laut Italia yang kedapatan menjual dokumen militer dari komputernya ke kedutaan Rusia, dilansir The Moscow Times.


Meningkatnya ketegangan dalam hubungan Jerman-Rusia


Dikutip dari The Moscow Times, pihak Jerman dan Rusia belum memberikan komentar apapun terkait penangkapan seorang warga negara Rusia di Jerman. Bahkan hubungan Moskow dengan negara-negara Eropa dalam beberapa bulan terakhir telah memanas karena pengerahan pasukan di perbatasan Ukraina dan serangkaian skandal spionase.


Bahkan hubungan antara Berlin dan Moskow juga memanas dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2015, Rusia dituduh berada di balik penyadapan parlemen Jerman. Pada 2019, Jerman mencurigai Rusia berada di balik pembunuhan seorang Georgia di Berlin tengah.


Selain itu, hubungan kedua negara juga memanas atas percobaan pembunuhan terhadap oposisi Rusia Alexei Navalny dan bahkan Navalny harus dilarikan ke rumah sakit di Jerman untuk perawatan, lapor AP News.


0 komentar:

Posting Komentar