Selasa, 29 Juni 2021

Bansos Disalurkan Melalui DPRD, Bupati Alor Marahi Staf Risma

 

Menteri Sosial, Tri Rismaharini, sumber foto: Fajar

TANGKAS JAYASebuah video viral di media sosial. Video tersebut memperlihatkan Bupati Alor, Nusa Tenggara Timur, Amon Djobo, sedang emosi dan marah kepada sejumlah orang.

Ternyata pihak yang disemprot Amon adalah bawahan Menteri Sosial, Tri Rismaharini. Dua orang yang diduga staf Kementerian Sosial itu duduk diam mendengarkan Bupati Alor Amon Djobo yang tampak geram.

"Mulutnya lebih cepat dari pikiran, pejabat apa model begitu, menteri model apa itu menteri begitu," katanya seperti dikutip, Rabu (2/6/2021).

"Kamu tidak hargai pemerintah... Menteri (Sosial) juga tidak mengerti pola bantuan ke bawah," kata Amon Djobo.

Amon Djobo marah karena PKH dikelola DPRD Alor

Dalam video berdurasi tiga menit itu, Bupati Alor marah karena Kementerian Sosial memberikan bantuan Program Keluarga Harapan atau PKH melalui anggota DPRD. Bukan melalui Pemerintah Kabupaten Alor.

Ia juga meminta pemerintah tidak bermain politik dalam proses bantuan sosial yang ada untuk masyarakat miskin, sehingga penyalurannya harus melalui pemerintah daerah, bukan melalui DPRD.

"Jangan pakai politik. Dia (Menteri Sosial) tidak tahu teknis bantuan di bawah," kata bupati.

Risma disebut yang hanya bisa menanam pohon dan bunga

Dalam video tersebut, Bupati Amon Djobo juga membahas bagaimana dua staf Kementerian Sosial datang berkunjung pada malam hari di rumah dinas Bupati Alor.

"Saya lempar kau dengan kursi baru, kau tobat," katanya.

Amon Djobo bahkan sempat membahas tentang kepemimpinan Tri Rismaharini di Surabaya yang menurutnya hanya bisa menanam pohon dan bunga.

"Menteri model apa itu, menteri model begitu. Dia tidak pernah datang di Alor kok. Pimpin Surabaya hanya tahu tanam pohon dan bunga, tahu apa dia," katanya.

Usir pegawai Kemensos keluar Alor

Kemarahan Amon Djobo meningkat, dia bangkit dari kursinya dan bertolak pinggang. Ia juga meminta staf Kemensos untuk segera meninggalkan Alor.

"Besok kamu pulang, sudah, besok saya kasih surat presiden," katanya.

0 komentar:

Posting Komentar